TEKNOLOGI

Bumi Bakal Kedatangan Sampah dari Luar Angkasa

Beberapa hari belakangan ini stasiun luar angkasa International Space Station atau ISS kedatangan ‘tamu’ dari Bumi, yakni roket Falcon 9 milik SpaceX. Saat ini seluruh kru tengah membongkar semua barang dan bahan baru yang mereka terima. Mereka juga akan mengirim pesawat barang milik Rusia ke Bumi, tapi tidak benar-benar kembali ke sana.

Dilansir dari situs BGR, Selasa, 30 Juli 2019, baru saja kompartemen docking di ISS bagian Rusia merilis pesawat ruang angkasa jenis kargo, Progress 72 yang telah tinggal di luar Bumi selama empat bulan.

Saat itu, pesawat dikirim ke luar angkasa bersama dengan segala perlengkapan dan pasokan untuk kru di ISS. Kini pesawat akan kembali ke Bumi dengan membawa banyak sampah. ISS sama halnya dengan rumah atau kantor, di mana terdapat banyak sampah yang tidak lagi dibutuhkan oleh penghuninya.

Terlebih di luar angkasa tidak ada kendaraan untuk menjemput sampah, sehingga barang-barang yang tidak terpakai pasti menumpuk di sana. Kemudian para ilmuwan memanfaatkan pesawat barang di luar angkasa, seperti Progress 72 untuk mengatasi sampah yang ada di ISS.

Di Bumi sendiri ada beberapa cara untuk mengatasi sampah, dengan daur ulang ke bahan baru, membuangnya ke tempat pembuangan atau dibakar. Bagaimana di luar angkasa? ISS memiliki akses ke salah satu pembakaran terbesar, yang disebutkan itu adalah atmosfer pelindung Bumi.

Diketahui, pesawat ruang angkasa, batu, satelit atau benda apa pun yang bersentuhan dengan atmosfer, akan memicu kebakaran hebat. Sehingga barang yang baru saja bersentuhan itu akan hancur saat melewati atmosfer.

Pesawat ruang angkasa Progress 72 nasibnya tidak akan jauh berbeda dengan lainnya, ia akan hancur. Russia’s Pirc Docking Compartment menginfokan bahwa Progress 72 (72P) lepas landas setelah tinggal selama empat bulan di laboratorium.

Pesawat akan kembali dengan membawa sampah dan peralatan yang dibuang. Melewati atmosfer Bumi dan akan terbakar. Sisa pembakaran juga diklaim akan aman bagi warga Bumi, karena akan terbuang di atas Samudra Pasifik, yang merupakan kawasan air terbesar di dunia.

Related posts

Gaya Bisnis Zain Telecom Diklaim Bisa Jadi Inspirasi

admin

Ponsel Mati Tapi Masih Bisa WhatsApp, Mungkinkah?

admin

Hadirkan Fitur Baru, Superapp Gojek Mudahkan Konsumen dan Mitra Driver

admin

Leave a Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WeCreativez WhatsApp Support
POLRI.ORG siap membantu anda, apabila ingin membuat laporan/artikel atau beriklan,
👋 POLRI.ORG siap membantu anda