TEKNOLOGI

Listrik Mati, Kenapa Sinyal HP Ikut Tumbang?

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan pemadaman listrik massal yang terjadi pada Minggu, 4 Agustus sangat berpengaruh pada Base Transceiver Station (BTS). Hal inilah yang menyebabkan terganggunya jaringan operator seluler.

Meski demikian, sebenarnya BTS masih dapat berfungsi karena adanya Uninterruptible Power Supply (UPS) yang memberikan daya listrik cadangan. Namun UPS ini jumlahnya terbatas.

“UPS tapi kan terbatas, hanya bisa menyala tiga hingga empat jam, tergantung besar UPS-nya,” ujarnya di Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

BTS dijelaskan Rudiantara sangat bergantung pada listrik, terlebih pemadaman yang terjadi ini memakan waktu yang cukup lama. Dalam kondisi tersebut, wajar jika UPS tidak lagi bisa diandalkan. Sebut saja Telkomsel, 25 persen BTS-nya terkena dampak.

Lebih lanjut Rudiantara mengatakan bahwa tidak semua jaringan seluler mati, karena ada gedung, mal atau hotel yang memanfaatkan genset. Maka tidak heran jika saat pemadaman listrik, mal banyak dipenuhi masyarakat.

Sejumlah wilayah di Jabodetabek dan Banten, Jawa Barat diketahui mengalami pemadaman listrik yang memakan waktu cukup lama. Sinyal Telkomsel, XL dan 3 juga disebut mati total di sejumlah wilayah.

Sedangkan pada Senin pagi, Indosat Ooredoo melaporkan bahwa layanannya telah kembali normal dan siap melayani pelanggan. Sebelumnya jaringan mereka diketahui mengalami kendala pasokan listrik di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Related posts

Masyarakat Indonesia Belum Sadar Pentingnya Perlindungan Data Pribadi

admin

Mengenal GRU, Badan Intelijen Siber Rusia yang Ditakuti AS dan Eropa

admin

BRTI Terbitkan Surat Larang Simcard Zain, Polisi Diminta Dilibatkan

admin

Leave a Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WeCreativez WhatsApp Support
POLRI.ORG siap membantu anda, apabila ingin membuat laporan/artikel atau beriklan,
👋 POLRI.ORG siap membantu anda