BISNIS

Perdagangan Emas Digital Ditegaskan Harus Izin Bappebti

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Februari lalu, menerbitkan peraturan No.4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

Peraturan ini akan menjadi landasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital di bursa berjangka. Beberapa perusahaan sudah menyiapkan syarat-syarat untuk mendaftar. Salah satunya PT Tamasia Global Sharia dan aplikasi e-emas.

Sementara itu PT Pegadaian mengungkapkan tak perlu mendaftarkan diri. Sebab, mereka tidak melakukan penjualan emas karena bisnis itu dilakukan oleh anak usahanya, PT Galeri 24. Pegadaian pun berada di bawah pengawasan OJK, bukan Bappebti.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam Tobing menjelaskan, kegiatan usaha pegadaian berbeda dengan kegiatan penyelenggara pasar emas digital.

“Jika melakukan kegiatan pergadaian, maka izin dan pengawasan oleh OJK,” ujar Tongam dikutip dari keterangannya, Kamis 25 Juli 2019.

Tongam pun mengaku belum mengetahui apakah artinya PT Galeri 24 wajib untuk mendaftar ke Bappebti. Tetapi, usaha bisnis emas secara digital ditegaskan harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Yang pasti, izin dan pengawasan pelaku pasar emas digital pada bursa berjangka ada di Bappebti,” ungkapnya

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian R Swasono Amoeng Widodo mengatakan bahwa sesuai Pasal 13 POJK No. 31 Tahun 2016 bahwa lini bisnis yang boleh dilakukan oleh usaha Pegadaian adalah pemberian pinjaman gadai, fidusia, penitipan barang berharga, dan jasa taksiran.

Selain itu Usaha Pergadaian diperbolehkan melakukan bisnis jasa berdasar sistem komisi (fee based income) dan usaha lain yang mendapat persetujuan OJK.

“Sebelumnya Pegadaian menetapkan tiga lini bisnis utama yakni bisnis pembiayaan, bisnis emas, dan jasa lainnya. Sejak 2018 PT Pegadaian mendirikan perusahaan anak PT Galeri 24. Bisnis utama perusahaan anak ini adalah melakukan jual-beli emas baik berupa logam mulia emas batangan maupun perhiasan,” ujar Amoeng dikutip dari keterangan resminya.

Namun hingga saat ini, PT Galeri 24 belum juga mendaftar ke Bappebti. Hal tersebut dikatakan karena bisnis anak usaha Pegadaian tersebut belum masuk ke bursa berjangka.

Related posts

Daftar 22 Stasiun Jalur MRT Fase 3 Rute Kalideres-Ujung Menteng

admin

Curhat Garuda, Susah Kejar Target Untung karena Aturan Baru TBA

admin

Derita Korban Teror Penagihan Pinjol, Pinjam Uang untuk Sekolah Anak

admin

Leave a Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WeCreativez WhatsApp Support
POLRI.ORG siap membantu anda, apabila ingin membuat laporan/artikel atau beriklan,
👋 POLRI.ORG siap membantu anda